JARINGAN DATA DAN INTERNET JARINGAN LAN DAN WAN

Author: Jaka Reska Firdaus // Category:
MATERI KBM 24 Januari 2009

JARINGAN DATA DAN INTERNET
JARINGAN LAN DAN WAN
Tugas Per orangan :
Dikerjakan di Word lalu di pindahkan ke Blog Masing
Di word danDi Blog : Jam 08.00 – 13.15
Dikerjakan hari ini :
Soal :

1) Apa yang anda ketahui tentang jaringan komputer dan kenapa jaringan komputer saat ini diperlukan
2) Coba jelaskan jenis-jenis dari jaringan computer
3) Sebutkan dan jelaskan beberapa hal yang sangat penting untuk diketahui dalam membangun suatu jaringan komputer.
4) Media transmisi dalam suatu jaringan komputer terdiri dari guided dan unguided. Jelaskan perbedaan dari kedua media transmisi tersebut.
5) Sebutkan teknik-teknik underlying dalam dunia jaringan.
6) Apa perbedaan dari kabel UTP dengan coaxial
7) Jelaskan apa yang dimaksud dengan jaringan LAN, MAN dan WAN.
8) Sebutkan 5 perangkat keras jaringan dan jelaskan secara rinci satu persatu.
9) Apakah fungsi Hub dalam jaringan?
10) Sebutkan topologi jaringan dan jelaskan kelemahan dan keuntungan dari masing-masing topologi tersebut.
11) Jelaskan perbedaan antara jaringan yang bersifat Client-server dan peer-to-peer.
12) FDDI merupakan protocol yang diberikan oleh ITU-T dalam jaringan LAN.jelaskanlah metode akses ari FDDI dan bagaimana transmisi data pada FDDI.








Jawaban

1. Apa yang anda ketahui tentang jaringan komputer dan kenapa jaringan komputer saat ini diperlukan ?
Jawab:
Jaringan Komputer adalah sekumpulan komputer yang saling berhubungan antara yang satu dengan yang lainnya dengan menggunakan protocol komunikasi dan juga media komunikasi yang digunakan untuk saling berbagi data, software, informasi, serta berbagi pakai hardware.
Jaringan Komputer diperlukan karena jaringan komputer dapat membawa informasi secara cepat dan tepat dengan tingkat kesalahan dalam pengiriman data yang dilakukan melalui media komunikasi dari transmitter (pengirim) menuju receiver (penerima) kecil, sehingga secara langsung maupun tidak langsung dapat membantu kita dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.

2. Coba jelaskan jenis-jenis jaringan komputer !
Jawab:
Jenis-jenis jaringan komputer :

a. LAN (Local Area Network)

Local Area Network adalah jaringan lokal atau jaringan private yang ada dalam satu ruangan atau gedung. Jaringan LAN biasa digunakan untuk jaringan kecil yang menggunakan satu resource data, software, dan hardware secara bersama-sama. LAN dapat dibedakan menjadi tiga karakteristik, yaitu ukuran, teknologi transmisi, dan topologinya.

b. MAN (Metropolitan Area Network)

Metropolitan Area Network adalah sebuah jaringan yang menggunakan basic/metode jaringan LAN tetapi jaringan MAN mempunyai cakupan atau daerah jaringan yang lebih luas yaitu satu RT atau perusahaan yang berada pada komplek yang sama. Jaringan MAN dapat digunakan untuk mentransfer data/suara dan dapat dihubungkan dengan jaringan televisi kabel.

c. WAN (Wide Area Network)

Wide Area Network adalah sebuah jaringan yang memiliki cakupan daerah yang sangat luas bahkan bisa sampai antar benua. Pada dasarnya WAN ini memiliki basic/metode jaringan seperti yang dimiliki LAN dan MAN. Tetapi pada dasarnya MAN merupakan gabungan dari banyak jaringan.

d. Wireless (Jaringan Nirkabel)

Wireless merupakan sebuah jaringan terobosan yang tidak lagi mnenggunakan kabel sebagai media penghubungnya. Jaringan Wireless ini merupakan solusi bagi jaringan yang tidak dapat menggunakan kabel. Jaringan Wireless menggunakan standarisasi IEEE 802.11. Jaringan Wireless biasa menggunakan frekuensi 2.4 GHz.

e. Internet

Internet adalah interkoneksi antar jaringan-jaringan komputer yang ada di dunia yang bisa saling berkomunikasi dan bertukan informasi menggunakan standard
Internet Protocol ( IP ). Atau juga kumpulan jaringan interkoneksi yang memerlukan sebuah alat yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras ataupun perangkat lunak.

3. Sebutkan dan jelaskan beberapa hal yang sangat penting untuk diketahui dalam membangun suatu jaringan komputer !
Jawab:
a. Resource Sharing

Dengan adanya jaringan komputer sumberdaya yang dimiliki oleh komputer yang lain dapat digunakan secara bersama sama, begitu juga dengan sumberdaya yang dimiliki oleh komputer kita dapat digunakan oleh komputer yang lain.
b. Reliabilitas tinggi

Jaringan komputer dapat membantu untuk mendapatkan reabilitas tinggi kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumbersumber alternative persediaan. Misalnya, semua file (berkas) dapat disimpan atau di-salin ke dua, tiga atau lebih computer yang terkoneksi ke jaringan. Sehingga bila salah satu mesin rusak, maka salinan di mesin yang lain bisa digunakan.

c. Menghemat biaya (cost reduce)

Dengan adanya jaringan kom-puter dalam berkomunikasi maka kita secara langsung maupun tidak langsung dapat mengurangi biaya yang seharusnya kita keluarkan untuk mengirimkan sebuah data.
d. Keamanan data.

Dalam perkembangannya Sistem jaringan komputer juga memberikan perlindungan terhadap data. Perlindungan terhadap data diberikan dengan cara memberi aturan dalam hak akses pemakai jaringan tersebut yang bisa berupa username dan password, selain itu juga dengan menggunakan teknik perlindungan enkripsi tertentu sehingga dalam perkembangannya keamanan data yang diberikan akan lebih aman dan efektif.

e. Integritas Data.

Dengan adanya jaaringan komputer akan mencegah ketergantungan terhadap computer pusat karena setiap proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja, melainkan dapat dilakukan secara distribusi. Karena hal inilah maka dapat dikatakan bahwa integritas data dapat terbentuk sehingga pemakai dapat dengan mudah memperoleh informasi kapan pun.

f. Komunikasi.

Jaringan komputer menjadi jembatan penghubung untuk berkomunikasi antar pengguna. Dengan adanya jaringan komputer maka dua atau lebih orang dapat saling berkomunikasi baik bertukar data, suara maupun video tanpa dapat memungkinkan terjadinya komunikasi antara pengguna tanpa hambatan jarak dan geografis dan dalam waktu yang lebih singkat.

g. Skalabilitas

Memiliki kemampuan untuk meningkatkan kinerja system secara berangsur-angsur sesuai dengan beban pekerjaan dengan hanya menambah sejumlah prosesor.

4. Media transmisi dalam suatu jaringan komputer terdiri dari guided dan unguided. Jelaskan perbedaan dari kedua transmisi tersebut !
Jawab:
Perbedaan antara media transmisi guided dengan unguided :
a. Media Transmisi Guided adalah transmisi data yang menggunakan konduktor fisik, misalnya Hub, Bridge, dan switch.
b. Media Transmisi unguided adalah media transmisi gelombang elektromagnetik /data tanpa menggunakan konduktor fisik seperti kabel atau serat optik. Contohnya adalah gelombang.

5. Sebutkan teknik - teknik underlying dalam dunia jaringan !
Jawab:
Teknik-teknik underlying adalah teknik yang membutuhkan perangkat-perangkat lainnya agar antar komputer dapat terhubung. Perangkat-perangkat yang digunakan dalam teknik Underlying dapat berupa perangkat keras (Hardware) maupun perangkat lunak (Software).
Contoh dari perangkat keras dari tekhnik underlying yang dibutuhkan :
a. Hub/Switch
b. Bridge
c. router
d. kabel
e. Network Interface Card (NIC) atau yang sering kita sebut dengan LAN Card
Contoh perangkat lunak dari tehknik underlying kita butuhkan :
a. Windows
b. Linux
c. Novell, dll

6. Apa perbedaan dari kabel UTP dengan Coaxial ?
Jawab:
Perbedaaan UTP cble dengan Coaxial Cable :

a. Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)

Secara fisik, kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) terdiri atas empat pasang dawai medium. UTP digunakan sebagai media networking dengan impedansi 100 Ohm. UTP memiliki diameter eksternal 0.43 cm, hal ini memudahkan dalam melakukan instalasi. UTP juga men-support arsitektur-arsitektur jaringan pada umumnya sehingga menjadi sangat populer.
Kelebihannya:
a. Media dan ukuran konektor kecil.
b. Kecepatan dan keluaran 10-100 Mbps.
c. Biaya rata-rata per node murah.
d. Menggunakan konektor RJ 45
Kekurangan dari kabel UTP adalah rentan terhadap efek interferensi elektris yang berasal dari media atau perangkat-perangkat di sekelilingnya. Akan tetapi pada prakteknya para administrator jaringan banyak menggunakan kabel ini sebagai media yang efektif dan cukup diandalkan.

b. Kabel Coaxial

Kabel koaxial atau lebih populer dikenal dengan “coax” terdiri atas konduktor silindris melingkar, yang mengelilingi sebuah kabel tembaga inti yang konduktif. Untuk LAN, kabel koaksial dapat dijalankan dengan tanpa banyak membutuhkan bantuan repeater sebagai penguat untuk komunikasi jarak jauh di antara node network. Repeater memang dapat juga diikutsertakan untuk meregenerasi sinyal-sinyal dalam jaringan koaksial sehingga dalam instalasi network cukup jauh dapat semakin optimal.
kelebihannya:
a. Kecepatan dan keluaran 10 -100 Mbps.
b. Panjang kabel maksimum yang diizinkan 500 m (medium).
c. Biaya per node murah.
kekurangannya:
a. lebih mudah putus/rusak di bandingkan dengan kabel UTP
b. ukuran konektor medium

7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan jaringan LAN, MAN, dan WAN !
Jawab:
a. LAN (Local Area Network)

Local Area Network adalah jaringan lokal atau jaringan private yang ada dalam satu ruangan atau gedung. Jaringan LAN biasa digunakan untuk jaringan kecil yang menggunakan satu resource data, software, dan hardware secara bersama-sama. LAN dapat dibedakan menjadi tiga karakteristik, yaitu ukuran, teknologi transmisi, dan topologinya.
LAN adalah sebuah sistem komunikasi data yang membolehkan sejumlah device atau komputer yang terangkai untuk berkomunikasi langsung satu sama lainnya. Di dalam LAN dikenal ada 3 macam arsitektur: Ethernet, token ring dan fiber distributed data interface (FDDI). Dalam bagian ini akan membahas bagian - bagian penting dari suatu konsep LAN yang difokuskan terhadap perancangan suatu system jaringan (LAN).

b. MAN (Metropolitan Area Network)

Metropolitan Area Network adalah sebuah jaringan yang menggunakan basic/metode jaringan LAN tetapi jaringan MAN mempunyai cakupan atau daerah jaringan yang lebih luas yaitu satu RT atau perusahaan yang berada pada komplek yang sama. Jaringan MAN dapat digunakan untuk mentransfer data/suara dan dapat dihubungkan dengan jaringan televisi kabel.

c. WAN (Wide Area Network)

Wide Area Network adalah sebuah jaringan yang memiliki cakupan daerah yang sangat luas bahkan bisa sampai antar benua. Pada dasarnya WAN ini memiliki basic/metode jaringan seperti yang dimiliki LAN dan MAN. Tetapi pada dasarnya MAN merupakan gabungan dari banyak jaringan.
Pada WAN menyediakan layanan transmisi data berjarak jauh secara geografis antar kota, pulau dan benua. Jadi perbedaan dengan LAN adalah bergantung pada perangkat keras yang dimilikinya. Jadi WAN dapat menggunakan fasilitas publik seperti sirkuit sewa (leased line ), frame relay, VSAT dlsb. Untuk mengetahui teknologi pendukung WAN ini lebih dalam perlu mengetahui konsep Point-to-Point Protocol (PPP), X.25, Frame Relay dan ATM.

8. Sebutkan lima perangkat keras jaringan dan jelaskan secara rinci satu persatu !
Jawab:
a. HUB

HUB merupakan salah satu hardware jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa komputer sekaligus tetapi pada HUB memiliki kekurangan karena tidak dapat menyimpan MAC Address sehingga dalam transfer data, data dikirim secara broadcast dan itu mengurangi kecepatan transfer. HUB dalam layer OSI berada pada layer physical.

b. Switch

Switch merupakan sebuah alat yang berfungsi seperti HUB, tetapi Switch memiliki kelebihan untuk menyimpan MAC Address sehingga dalam mentransfer data, data tidak dibroadcast tetapi langsung dikirim ke alamat yang dituju.

c. Bridge

Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah. Bridge bisa menghubungkan tipe jaringan yang berbeda atau tipe jaringan yang sama. Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan memperbolehkan hanya lalu lintas data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber.

d. Router

Router adalah sebuah alat yang biasa disebut "jembatan". Mengapa disebut jembatan? Karena pada fungsinya, router berfungsi sebagai penghubung antara dua atau lebih IP yang berbeda. Ada 2 jenis Router yaitu PC Router dan Router.

e. Access Point

Access Point atau yang lebih dikenal dengan AP adalah sebuah alat yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas jaringan dari mobile radio ke jaringan kabel atau dari backbone jaringan wireless client-server. AP merupakan sebuah alat utama yang digunakan untuk membuat sebuah hotspot. AP ini menggunakan frekuensi 2.4 GHz

9. Apakah fungsi hub dalam jaringan ?
Jawab:
HUB merupakan salah satu hardware jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa komputer sekaligus tetapi pada HUB memiliki kekurangan karena tidak dapat menyimpan MAC Address sehingga dalam -----transfer data, data dikirim secara broadcast dan itu mengurangi kecepatan transfer. HUB dalam layer OSI berada pada layer physical.

10. Sebutkan topologi jaringan dan jelaskan kelemahan dan keuntungan dari masing-masing topologi tersebut.
Jawab:
1. Topologi BUS
Keuntungan :
􀁸 Hemat kabel
􀁸 Layout kabel sederhana
􀁸 Mudah dikembangkan
􀁸 Tidak membutuhkan kendali
pusat
􀁸 Penambahan dan pengurangan
terminal tanpa mengganggu
operasi yang sedang berjalan
Kerugian :
􀁸 Deteksi dan isolasi kesalahan
sangat kecil
􀁸 Kepadatan lalu lintas
􀁸 Keamanan data kurang
terjamin
􀁸 Kecepatan akan menurun bila
klien bertambah
2. Topologi Star
Keuntungan
􀁸 Paling fleksibel
􀁸 Pemasangan/perubahan
stasiun sangat mudah dan tidak
mengganggu bagian jaringan
lain
􀁸 Kontrol terpusat
􀁸 Kemudahan deteksi dan isolasi
kesalahan/kerusakan
􀁸 Kemudahaan pengelolaan
jaringan
Kerugian
􀁸 Boros kabel
􀁸 Perlu penanganan khusus
􀁸 Kontrol terpusat (HUB) jadi
elemen kritis
3. Topologi Ring
Keuntungan
􀁸 Hemat Kabel dan dapat
melayani lalu lintas yang padat
dengan risiko tabrakan data
yang kecil
Kerugian
􀁸 Peka kesalahan
􀁸 Pengembangan jaringan lebih
kaku
􀁸 Kerusakan pada media
pengiriman dan terminal dapat
menyebabkan kelumpuhan
kerja seluruh jaringan, dan
lambat karena pengiriman data
berdasarkan antrian.
4. Topologi Mesh
Topologi jaringan ini menerapkan
hubungan antar sentral
secara penuh. Jumlah saluran
harus disediakan untuk membentuk
jaringan Mesh adalah jumlah sentral
dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral).
Tingkat kerumitan jaringan sebanding
dengan meningkatnya jumlah
sentral yang terpasang. Dengan
demikian disamping kurang
ekonomis juga relatif mahal dalam
pengoperasiannya.
5. Topologi Pohon
Kelebihan dari topologi pohon
adalah, dapat terbentuknya suatu
kelompok yang dibutuhkan setiap
saat. Sebagai contoh, perusahaan
dapat membentuk kelompok yang
terdiri atas terminal keuangan serta
pada kelompok lain dibentuk untuk
terminal penjualan. Adapun
kelemahannya adalah, apabila
simpul yang lebih tinggi kemudian
tidak berfungsi, maka kelompk
lainnya yang berada di bawahnya
akhirnya juga menjadi tidak efektif.
Cara kerja jaringan pohon ini relatif
menjadi lambat.

11. perbedaan antara jaringan yang bersifat Client-server
dan peer-to-peer.

Jaringan Client-Server
Server adalah computer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain didalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server.
Server dijaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.
Keunggulan :
1. Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain sebagai workstation.
2. Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat seorang pemakai yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan system keamanan jaringan.
3.Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan clientserver backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan.

Sedangkan Kelemahannya antara lain :
1. Biaya operasional relatif lebih mahal.
2. Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.
3. Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.

Peer-to-Peer
Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka server di jaringan tipe peer to peer diistilahkan nondedicated server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation.

12. FDDI merupakan protocol yang diberikan oleh ITU-T dalam jaringan LAN.jelaskanlah metode akses ari FDDI dan bagaimana transmisi data pada FDDI.
Jawab:
FDDI adalah protokol LAN yang distandarisasikan oleh ITU -T. FDDI mendukung laju data 100 MBps, sehingga menjadi aternatif pengganti ethernet dan .token ring. FDDI dalam. implementasinya harus menggunakan kabel serat optik, sehingga dari segi biaya adalah sangat mahal. .Metoda akses: Token passing FDDI dalam metoda akses sama
dengan Token Ring yakni token passin. FDDI menggunakan 2 hinggaBagian 16: Jaringan LAN dan WAN 350 6 byte alamat fisik. FDDI mendukung .laju data pada 100 Mbps. FDDI hanya menggunakan 2 jenis FDDI diimplementasikan menggunakan ring ganda (dual ring). Dalam banyak kasus data ditransmisikan pada ring pertama
primary ring). Jika ring pertama mengalami masalah, maka ring
kedua (secondary ring ) melakukan recovery. Setiap station atau node atau komputer dikoneksi dengan device frame: data dan token

Konfigurasi Dasar PC-Router dengan Windows 2003 Server

Author: Jaka Reska Firdaus // Category:
Perkembangan ilmu teknologi dalam sistem IT dan jaringan menuntut kita untuk selalu menyadari bahwa kebutuhan akan jaringan sangat diperlukan dimasa – masa mendatang. Kita bisa melihat bahwa kebutuhan kita sehari – hari saat ini sudah sangat erat sekali hubungannya dengan komputerisasi baik itu yang di desain untuk berdiri sendiri (Stand Alone) ataupun yang sudah bisa berinteraksi dengan dunia maya (Internet).Sejalan dengan perkembangan teknologi dalam sistem jaringan dan IT maka perkembangan perangkat dan peralatan IT dan Jaringan juga ikut mengambil andil yang besar untuk mendukung sistem informasi dan jaringan yang semakin hari semakin canggih. Peralatan dan perangkat yang mendukung sistem jaringan seperti Router, Switch, Hub, Bridge, Repeater, Modem dan yang tak kalah pentingnya adalah unit komputer itu sendiri.
Dengan perkembang itu dibutuhkan tenaga-tenaga terampil yang dapat mengetahui dan mengerti bagaimana proses dan prinsip kerja dari peralatan-peralatan tersebut diatas. Kita bisa ambil contoh untuk mempelajari dan mengerti akan proses yang berjalan pada Router, paling tidak kita membutuhkan perangkat-perangkat router yang saat ini harganya cukup mahal dan variatif. Terkadang keinginan kita untuk belajar dan keingintahuan terkubur dengan kondisi dana yang harus kita keluarkan untuk mempelajari satu sistem dalam ilmu jaringan. Karena memang tidak bisa kita elakkan bahwasanya perangkat dan peralatan jaringan merupakan barang yang masih di kategorikan cukup mahal.
Untuk itu dalam kesempatan ini, kita akan berbagi ilmu dan pengetahuan, bagaimana kita bisa belajar dan mengerti proses yang terjadi pada router (Perangkat Routing) tanpa harus membeli perangkat Router yang cukup mahal itu. Dalam hal ini kita akan menggunakan Personal Computer (PC) yang mungkin kita sudah miliki di rumah sebagai Router yang dikenal dengan PC-Router. Kita akan menggunakan sistem operasi Windows. Kenapa kita memilih windows, kerana sistem operasi windows ini sudah familiar dikalangan masyarakat Indonesia dan penggunaannya User Friendly.
Routing (Perute-an) merupakan cara bagaimana suatu trafik atau lalu lintas dalam jaringan dapat menentukan lokasi tujuan dan cara tercepat menuju ke tujuan tersebut sesuai dengan alamat IP yang diberikan. Perutean secara static dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
1. Default Gateway 2. Static Route
Penggunaan Default gateway dan static route tersebut diatas dapat kita perhatikan sesuai dengan kebutuhan kita pada saat mendesain suatu jaringan, apakah route yang dibuat agak kompleks atau sederhana.
Untuk desain route sederhana kemungkinan besar dapat digunakan dengan menggunakan default gateway. Tetapi seandainya kondisi jaringan sudah begitu kompleks dapat kita menggunakan routing static atau kedua-duanya secara kombinasi yakni menggunakan dafault gateway dan static route pada titik-titik tertentu.
PC Router adalah Personal Computer (PC) yang digunakan sebagai Router (routing) biasanya yang digunakan adalah PC – Multihomed yaitu Komputer yang memiliki lebih dari 1 NIC ( Network Interface Card).
Kebutuhan yang diperlukan dalam mendesain jaringan dengan PC Route adalah :
1. Komputer (Pada kasus ini menggunakan Komputer dengan Teknologi Pentium 4 dengan Sistem Operasi Windows 2000 Server atau 2003 Server)
2. Kartu Jaringan (NIC) 2 buah atau lebih
3. Kabel jaringan
4. Switch
Konfigurasi PC Router
Konfigurasi PC Router dengan default gateway ini sangat mudah dapat kita lakukan dengan :
3. Siapkan 2 buah komputer yang memiliki 2 buah NIC yang ada di dalamnya dan menggunakan system Operasi Windows 2000 atau 2003 server (PC – Multihomed)
4. Siapkan juga 3 buah komputer sebagai klien dari PC Router dengan spesifikasi terserah anda (Windows 98, Me, 2000, atau XP)
5. Konfigurasikan jaringan dengan menggunakan topologi dibawah ini.
128.10.1.100
G: 128.10.1.1
1
10.10.10.100
G: 10.10.10.1
1
G: 192.168.1.2
G: 192.168.1.1
192.168.1.100
G: 192.168.1.1
1
NIC 1: 128.10.1.1
NIC 2 : 192.168.1.1
NIC 1: 10.10.10.1
NIC 2 : 192.168.1.2 Mekanisme pencarian tujuan dari gambar diatas adalah :
- Untuk mekanisme tujuan dari komputer A ke komputer C, pertama sekali komputer A akan menanyakan alamat IP yang dituju ke PC Router 1 melalui gateway 192.168.10.1 karena rute yang diberikan oleh komputer A adalah ke gateway 192.168.10.1 yang merupakan alamat IP NIC 1 pada PC Router 1. Kemudian PC Router 1 akan memeriksa pada table routing yang dimiliki oleh PC Router.
Net Address
Langsung/Tidak
Route
No. Interface
192.168.10.0
128.10.0.0
Langsung
Langsung
1
2
Setelah memeriksa pada table routing yang dimiliki oleh PC Router 1 dan ternyata tidak dimiliki olehnya, maka rounting akan diarahkan menggunakan default gateway yang dimiliki oleh PC Router 1 ke PC Router 2 melalui gateway 128.10.1.2. PC Router 2 akan memeriksa table routing yang dimilikinya,
Net Address
Langsung/Tidak
Route
No. Interface
128.10.0.0
10.0.0.0
Langsung
Langsung
1
2
Pada pengecekan table routing yang ada di PC Router 2 ditemukan network address dengan IP 10.0.0.0 yang sesuai dengan network address IP tujuan yaitu 10.10.10.100 (komputer C). Maka mekanisme pencarian IP address telah selesai.
4. Setelah komputer diset sedemikian rupa sesuai dengan gambar, maka langkah selanjutnya pada PC Router konfigurasikan IP Address.
Karena setiap PC Router memiliki 2 buah NIC maka LAN Properties hanya untuk 2 NIC pada PC Router 1 dan 2 yang terhubung ke jaringan 192.168.1.0.
5. Kemudian jalankan service routing yang ada pada administration tool pada Windows 2000 server atau Windows 2003 server. Dengan langkah-langkah sebagai berikut :
a. Pada Windows 2003 buka Start à Program à Administrative Tools à Routing and Remote Access
b. Klik Next dan pilih “Custom Configuration”
c. Klik next dan ceklist “LAN Routing” terdapat banyak pilihan yang bias kita buat disana. Tapi untuk konfigurasi dasar ini kita akan konsentrasi pada LAN Roouting terlebih dahulu.
d. Setelah memilih LAN Routing, maka selesai sudah konfigurasi Remote Access dan Routing untuk tahap awal.
e. Buka windows “Routing and Remote Access”.
f. Aktifkan Routing dan Remote Access dengan cara mengklik kanan Server dan klik “Configure and Enable Routing and Remote Access”
g. Beginilah windows Routing jika sudah aktif, pada label dekat tulisan server akan berwrna hijau
h. Konfigurasi selesai dan PC Router sudah siap digunakan
Setting IP Address hanya dengan 1 NIC untuk konfigurasi PC-Router
Pada awalnya kita sudah memiliki pemikiran bahwa PC yang dapat digunakan sebagai PC Router adalah Personal Computer yang memiliki lebih dari 1 NIC. Pemikiran untuk menggunakan hanya 1 NIC adalah bahwasanya Perangkat Router sesungguhnya (red : yang bukan PC) itu hanya memiliki 1 NIC. Setelah dilakukan percobaan dengan menggunakan hanya 1 NIC .pada PC Router efektif penggunaan IP Address untuk 1 NIC adalah sekitar 5 IP Address.
a. Setting IP address dengan 1 NIC.
b. Klik “Advanced” akan muncul windows baru, kemudian klik “add” untuk menambahkan IP address.
c. Setelah ditambahkan akan, maka akan muncul halaman baru.
d. Setelah IP address dikonfigurasikan maka akan muncul pada Windows Routing dan Remote Access.
e. Untuk melihat table routing bisa dilihat seperti gambar dibawah ini, klik kanan pada Static Route dan pilih “Show IP Routing Table”
f. Setelah Routing aktif, maka PC Router sudah berfungsi sebagai router dan sudah dapat digunakan.
6. Konfigurasi Komputer Klien yaitu komputer 1,2, dan 3 sesuai dengan IP Address yang tertera pada desain gambar jaringan yang ada diatas dengan mengisi IP Address dan Subnet Mask seperti pada komputer server.

7 Layer OSI

Author: Jaka Reska Firdaus // Category:
7 Layer OSI
Model OSI terdiri dari 7 layer :
Application
Presentation
Session
Transport
Network
Data Link
Physical
Apa yang dilakukan oleh 7 layer OSI ?
Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya.
Model OSI
Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.
Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.
Model OSI
Keterangan
Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya.
Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi.
Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut “session”.
Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end-to-end” antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling).
Network Layer: Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket.
Data Link Layer: Menyediakan link untuk data, memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan “hardware” kemudian diangkut melalui media. komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antara sistem koneksi dan penanganan error.
Physical Layer: Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.

PC CLONING CITRIX METAFRAME XP

Author: Jaka Reska Firdaus // Category:
TEKNOLOGI PC CLONING / THIN CLIENT PCCloning merupakan efisiensi dalam penggunaan software dan hardware. Software hanya diinstal di Server, kemudian diklon untuk penggunaan bersama beberapa client, bahkan untuk program aplikasi besar seperti CorelDraw,AutoCAD, Photoshop, juga untuk akses ke Internet bersama-sama.Untuk melakukan cloning, diperlukan software. CITRIX adalah satu software yang mampu melakukan cloning dengan mudah dan cepat.CITRIX menggunakan sistem operasi Server Windows NT 4 Terminal Server dan Windows 2000 Family Server (Windows 2000 Server, Advance Server, Data Center). Sedangkan untuk client bisa menggunakan sistem DOS, Windows 3.1, Windows95 maupun Windows98.Cocok untuk pengembangan sistem informasi antar divisi, lab. sekolah, laboratorium komputer, rental komputer, warnet dan lain-lain.FITUR THIN CLIENT TECHNOLOGY / DISKLESS WORKSTATION / PC CLONING :1. Bekerja dengan sistem operasi Windows NT 4.0 Terminal Server atau Windows 2000.2. Resolusi pixel standar, 800x600 atau lebih tinggi.3. Kualitas warna 256 colors atau high colors.4. Booting Client dapat dilakukan dengan menggunakan disket 1.44 atau Harddisk.5. Semua program dan Aplikasi hanya diinstall di server.K E U N G G U L A N :1. Investasi murah karena memanfaatkan computer 486 atau Pentium 1.2. Meningkatkan kinerja PC lama mendekati kinerja server.3. Sistem security standard Windows NT atau Windows 2000.4. Mempunyai kemampuan multi-tasking software aplikasi.5. Mempunyai kemampuan akses Internet langsung (tanpa harus setting IP & softwaretambahan untuk menset proxy server).6. Client dapat dijalankan tanpa Hard Disk, sehingga mengurangi beban investasi.7. Pengoperasian dan maintenance jaringan relatif lebih mudah dan mempunyai tingkatkeamanan tinggi.8. Cocok untuk pengembangan sistem informasi antar divisi,lab. sekolah, laboratoriumkomputer, rental komputer, warnet dan lain-lain.SERVER YANG DIBUTUHKAN :Spesifikasi Server tergantung pada jumlah komputer client yang akan digunakan. Semakin banyak jumlah client, maka idealnya membutuhkan Server dengan spesifikasi tinggi.Contoh:Pentium IV 1.8 Ghz, 256 MB RAM, Hardisk 20 GB, LAN Card.Bisa untuk mengcover 10 - 20 pc client.PELATIHAN PC CLONINGAnda akan dapat dengan mudah menguasai teknologi PC Clonning, hanya dengan mengikuti Pelatihan PC CLONING dengan CITRIX Metaframe XP:+ Step by step proses instalasi Server dan Client,+ Cara aktivasi,+ Cara cloning client,+ Cara membuat disk boot untuk client tanpa harddisk,Semuanya akan dapat dengan mudah dikuasai setelah mengikuti pelatihan ini.MATERI PELATIHAN:+ Mengenal Jaringan PC Cloning+ Instalasi Windows 2000 Server+ Instalasi Citrix Metaframe XP+ Cara Aktivasi+ Cara membuat disk boot+ Cara mengeset Publish Application+ Security ServerMETODE PELATIHAN:+ Pelatihan 1 (satu) hari selama 4 jam+ Metode teori dan praktek instalasi server dan client

Web Server di Windows 2003

Author: Jaka Reska Firdaus // Category:
Sebelum menambahkan komponen IIS, sebaiknya di NIC yang digunakan sudah terpasang IP Address, misalnya 192.168.55.110, begitu juga DNS dan lain-lain sudah Anda instalasi. Setelah itu baru Anda instalasi IIS lengkap dengan komponen lainnya.

Web Server di Windows Server 2003 atau Windows Server 2003 R2 menggunakan Internet Information Services 6.0 yang merupakan suatu layanan berbasiskan protokol HTTP (HyperText Transfer Protocol) yang bekerja secara default di port TCP 80 sedangkan untuk secure HTTP menggunakan SSL Port 443. Client menghubungi web server menggunakan HTTP Client atau web Client misalnya Internet Explorer. Client menghubungi Web server dengan memasukkan URL (Uniform Resource Locator) Address. Misalnya wss-id.org
Ada URL Address yang bisa digunakan Client:
Domain Name : http://wss-id.org
Nama Host : http://server atau http://server.wss-id.org
IP Address : http://192.168.55.110
IIS merupakan salah komponen Windows 2003 yang dapat diinstall melalui Windows Component di Add/Remove Programs Control Panel. Setelah itu Anda tinggal memberi tanda pada pilihan yang bersangkutan dan melanjutkan pekerjaan dengan mengikuti pernyataan yang ditampilkan program.

Apabila Anda akan membuat Web Server langkah yang harus Anda lakukan di Internet Information Services Manager adalah sebagai berikut:
Buka Internet Information Services Manager dari Start – Programs – Administrative Tools.
Klik kanan Web Site dan pilih New – Web Site
Klik Next untuk melanjutkan. Isi deskripsi untuk web site tersebut dan klik Next.
Masukkan IP Address dan TCP Port dan klik Next untuk melanjutkan.
Masukkan home direktori untuk web site, lalu klik Next
Biarkan pilihan Read dan Run Script, klik Next lagi.
Klik Finish untuk mengakhiri pekerjaan Anda.

Membuat Web Server menggunakan Windows 2000 Server

Author: Jaka Reska Firdaus // Category:
A. Pembahasan
1. Prinsip kerja program web server
Prinsip kerja program web server adalah memberikan informasi yang diminta oleh komputer client dan melayani setiap permintaan yang datang dari manapun. Informasi akan dikirimkan oleh komputer server lalu akan diterima dan dibaca oleh komputer client melalui program browser. Urutan kerja web server adalah sbb :
- Komputer client mengetikan alamat komputer server missal, www.movingcel.com dari program browser,
Alamat Web
- Komputer server www.movingcel.com akan memberikan informasi berupa halaman utama atau index.html
yang akan dibaca dari komputer client.
- Komputer client memilih informasi yang diinginkan dengan menekan tombol link, misalnya pilihan harga,
sehingga server akan memberikan tampilaninformasi yang diminta client.
- Komputer Server kemudian mengirimkan informasi yang di inginkan oleh client sehingga muncul dan dibaca di
komputer client. Informasinya berupa daftar harga untuk tiap jenis voucer dan nominalnya,.
2. Langkah – langkah konfigurasi web Server
a. Mendefinisikan Web Site
1. Jalankan program Internet Service Manager yang telah terinstal di komputer server dengan cara klik
tombol Star > Program > Administrative Tools > Internet Service Manager.2. Dari tampilan program IIS, kemudian buat sebuah web site dengan langkah klik tombol action
hingga muncul menu, lalu pilih New >>Web Site,3. Kemudian muncul ucapan selamat datang pada program panduan (wizard) untuk membuat web
site , lalu pilih tombol Next hingga muncul tampilan.Untuk bagian description isi nama web site yang
akan kita buat, misalnya : movingcel.com lalu pilih next :
4. Selanjutnya pilih tombol next, hingga
muncul tampilan menu untuk pemilihan IP Address dan nomor port untuk web site,5. Pada langkah berikutnya pilih tombol Next, hingga muncul menu untuk memilih lokasi direktori
tempat menyimpan data data web site.dengan Lokasi direktori data web site di c:\inepub\wwwroot
6. Berikutnya pilih tombol Next, hingga muncul tampilan pengaturan hak akses web seperti . Pilih
dengan memberi tanda centang. Saat ini kita pilih read, run script, excekute dan browse.7. Selanjutnya pilih tombol Next, hingga muncul konfirmasi bahwa proses pembuatan web site secara
terpandu sudah selesai, lalu tekan tombol finish untuk mengakhirinya8. Setelah menekan tombol finish, maka akan kelihatan pada program IIS akan muncul nama web site
yang dibuat dengan sejumlah file dan direktori yang ada.Mengkonfigurasi Server ExtensionsSetelah pendefinisian web site selesai, maka dilanjutkan dengan pengaturan konfigurasi server extension.
Dengan langkah sebagai berikut :1. Dari menu IIS, kemudian pilih dan klik tombol action >> All Tasks >> Configure Server Extension, hingga
muncul tampilan Pengaturan server extension di IIS2. Kemudian muncul tampilan selamat datang pada program server extension configurations,3. Kemudian pilih Next, hingga muncul tampilan pembuatan kelompok windows seperti tampak4. Pilih Next, hingga muncul menu pemilihan administrator sebagai orang yang punya hak pengelolaan web
site,5. Pilih Next, sehingga akan muncul tampilan untuk pengisian email server . Pada dialog ini kita pilih No, I’ll do it latter. Hal ini karena pada Windows 2000 server belum dilengkapi dengan program mail server. Sehingga untuk penggunaan email, perlu bantuan program yang lain.6. Selanjutnya kita pilih Next, hingga muncul tampilan finish yang menginformasikan bahwa kegiatan konfigurasi server extension sudah selesai,
3. Mengkonfigurasi DNS (Domain Name Sytem ) Server
DNS merupakan suatu protocol yang berfungsi untuk menjembatani antara alamat jaringan dalam
bentuk IP addres yang berupa angka – angka menjadi kata – kata yang mudah di ingat dan dapat
menjadi identitas dari suatu lembaga. Dalam konfigurasi DNS Server ini terdiri dari dua kelompok,
yaitu :
A. Mendefinisikan New Zone
1. Jalankan program DNS dengan cara pilih tombol Start >> Program >> Administrativ Tools >>
DNS,2. Buat New Zone dengan cara klik Action lalu pilih New,3. Sehingga akan muncul tampilan ucapan selamat datang dalam pembuatan new zone seperti(New
Zone Wizard4. Pilih Next, hingga muncul tampilan pemilihan zone type lalu pilih standard primary5. Pilih Next, hingga muncul tampilan pengisian nama zone yang mau dibuat. Ketik movingcel.com,6. Pilih Next, hingga akan tampil nama file movingcel.com.dns sebagai tanda telah berhasil pembuatan
zone baru movingcel.com,7. Pilih Next, sehingga akan muncul informasi bahwa pembuatan zone baru secara terpandu telah
selesai, lalu tekan tombol finish untuk mengakhiri proses pembuatan zone movingcel.com,
8. Setelah tombol finish ditekan, maka akan tampil jendela zone yang sudah dibuat movingcel.comB. Mendefinisikan New HostDalam pendefinisian new host ini dimaksudkan agar alamat web menjadi komplit dari yang
movingcel.com menjadi www.movingcel.com. Langkah langkah pembuatan new host adalah sebagai
berikut :1. Dari tampilan DNS kemudian cari nama web site yang sudah dibuat dalam zone create,2. Dari tampilan DNS kemudian pilih tombol action atau pilih movingcel.com kemudian klik kanan
hingga muncul menu pop up, lalu klik new host.3. Pilihan pembuatan new host akan memunculkan menu new host seperti pada gambar 33.a lalu kit
isi name : www dan ip address : 219.200.20.231f hx dmiyrl4. Lalu pilih tombol Add Host lalu tekan tombol Done, sehingga jika proses pembuatan berhasil akan
muncul tampilan yang memberikan informasi bahwa pembuatan new host telah sukses,5. Kemudian muncul tampilan lanjutan pembuatan new host6. Dengan menekan tombol done, maka akan muncul menu DNS dengan tambahan www pada
bagian forward zone movingcel.com,4. Melakukan pengaturan property web sitePengaturan ini dimaksudkan agar setiap kita mengakses web site dengan mengetikan alamat
www.movingcel.com pada address bar program browser (internet explorer) maka server akan
mengarahkan kita untuk membuka file index.html sebagai halaman utama web site tersebut. Langkah
pengaturan web site sebagai berikut:1. Masih dari program IIS, kemudian pilih nama web site yang ada : movingcel.com lalu pilih tombol
action, hingga muncul menu pop up lalu klik tombol properties .2. Pemilihan menu properties pada movingcel.com akan memunculkan dialog properties.3. Pilih tab Documents untuk pembuatan file index.html dengan cara pilih tombol add lalu ketik nama
file : inde.html pada kotak isian.

MEMBUAT PC ROUTER SEDERHANA windows

Author: Jaka Reska Firdaus // Category:

Router biasa dikenal sebagai perangkat yang mampu menghubungkan dua atau lebih jaringan serta mampu menentukan jalur yang paling optimal untuk mentransfer data antara dua atau lebih jaringan (berada di layer 3 / network). Karena harga sebuah dedicated router cukup lumayan sangat mahal, maka sebagian orang mencari alternatif laen untuk menjalankan tugas router. Dibuatlah PC Router.
Kali ini saya mencoba untuk meng-koneksi-kan keempat komputer dimana terdapat dua buah network id, artinya terdapat dua jaringan berbeda yang dihubungkan oleh sebuah router (PC yang telah disulap menjadi router). Agar terlihat sedikit agak rumit, saya mencoba untuk menggunakan 2 OS yg cukup beken yakni Windows dan Linux Gentoo. Langkah - langkahnya adalah :1. Pertama, saya melakukan setting pada PC windows (host 4) di jaringan 192.168.15.0/24 dengan memberi IP address 192.168.15.2 netmask 255.255.255.0, kemudian gateway-nya diarahkan ke alamat 192.168.15.1 (alamat PC router yang berhubungan dengan network 192.168.15.0/24). Caranya adalah :- masuk ke menu Local Area Connetion Properties -> Internet Protocol (TCP/IP) Properties -> setting IP address, subnetmask, dan default gateway-nya2. Sebelum melakukan setting pada PC Router, terlebih dahulu saya melakukan setting pada jaringan 192.168.12.0/24 yaitu dengan memberi IP address pada PC Linux (host 1) dengan alamat 192.168.12.4, karena pake Linux maka NIC (Network Interface Card) atau yang lazim dikenal LAN Card akan terdeteksi sebagai ethx (eth0 atau eth1), asumsi bahwa yang terdeteksi ialah eth0 maka cara setting :# ifconfig -a (melihat interface yang terdeteksi)# ifconfig eth0 192.168.12.4 netmask 255.255.255.0 (setting IP address)3. Langkah selanjutnya yaitu melakukan setting pada PC windows (host 2) di jaringan 192.168.12.0/24. Di host 2 tersebut terpasang dua buah NIC yang akan menghubungkan antara host 1 dengan PC Router (bisa juga menggunakan switch untuk menghubungkan host 1, host 2, dan PC Router) yang nantinya akan dibuat sebuah bridge. Step-stepnya yaitu setting IP address 192.168.12.3 pada NIC 1 dan 192.168.12.2 pada NIC 2. Kemudian drag keduanya, klik kanan pilih Bridge Connection. Setelah itu kasih IP address pada bridge, misal 192.168.12.5 subnet 255.255.255.0, lalu arahkan gateway ke alamat 192.168.12.1 (alamat PC Router yang berhubungan dengan network 192.168.12.0/24). Cara teknis sama dengan cara pertama diatas.4. The next step I setup the PC Router. Pada PC Router telah terpasang dua buah NIC. Karena menggunakan Linux maka NIC akan terdeteksi sebagai eth0 dan eth1, asumsi bahwa eth0 berhubungan langsung dengan jaringan 192.168.15.0/24 sedangkan eth1 berhubungan langsung dengan jaringan 192.168.12.0/24 maka ketikan perintah melalui konsole :# ifconfig eth0 192.168.15.1 netmask 255.255.255.0# ifconfig eth1 192.168.12.1 netmask 255.255.255.0setelah itu cobalah melakukan ping dalam satu jaringan, jika sudah berhasil maka kita tinggal menyeting proses peroutingannya, yaitu :# route add -net 192.168.15.0 netmask 255.255.255.0 dev eth0# route add -net 192.168.12.0 netmask 255.255.255.0 dev eth1kemudian jangan lupa untuk mengaktifkan ip_forwarding-nya :# echo “1″ > /proc/sys/net/ipv4/ip_forwarding5. Langkah terakhir setting pada host 1 dan host 4 agar mampu routing melalui gateway PC Router, untuk Windows :- masuk cmd.exe ketikkan route add 192.168.12.0 mask 255.255.255.0 192.168.15.1(untuk mengetahui lebih lengkap keterangannya ketikkan route –help)pade host 1 (Linux) :# route add default gw 192.168.12.16. Proses terakhir, saya mencoba menge-ping antara host 1 dengan host 4 dan hasilnya Reply. maka berhasil berhasil